TIMESINDONESIA.MY.ID - Upaya pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap seluruh korban yang diduga masih berada di dalam kapal KM Mutiara Sentosa 2 terus dilakukan secara intensif. Pihak Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memantau perkembangan operasi ini dengan penuh perhatian.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, mengungkapkan harapannya agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dengan selamat. Pernyataan ini disampaikan di tengah berlangsungnya operasi SAR yang kompleks.

"Kita masih konfirmasi," ujar Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, menekankan bahwa data mengenai jumlah pasti korban yang berhasil dievakuasi masih terus diperbarui.

Insiden yang melibatkan KM Mutiara Sentosa 2 ini terjadi di perairan yang cukup luas, menambah tantangan bagi tim SAR yang bertugas. Kondisi geografis dan cuaca menjadi faktor penentu dalam kelancaran operasi.

Tim gabungan dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI, Polri, dan nelayan setempat, telah dikerahkan untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya kapal. Pencarian dilakukan baik di permukaan air maupun di bawah permukaan.

Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi juga mengonfirmasi bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan semua potensi korban dapat terjangkau. Hal ini penting untuk memberikan informasi terkini kepada keluarga korban.

"Kita masih konfirmasi," kembali ditegaskan oleh Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, merujuk pada proses verifikasi data dan identifikasi korban yang sudah maupun yang masih dalam pencarian.

Pihak Basarnas berkomitmen untuk tidak berhenti melakukan upaya pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Prioritas utama adalah keselamatan jiwa dan penanganan yang humanis bagi semua pihak yang terlibat.

"Kita masih konfirmasi," ujar Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam setiap laporan perkembangan terkait jumlah korban dan status pencarian.