TIMESINDONESIA.MY.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores dan sekitarnya telah memicu gelombang kepedulian dari berbagai pihak. Bantuan terus mengalir untuk meringankan beban para korban.

Di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bentuk kepedulian nyata datang dari seorang pemilik rumah kos bernama Max Sabaat. Ia tergerak untuk membantu para mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak bencana.

Max menawarkan fasilitas tempat tinggal secara cuma-cuma. Bantuan ini diperuntukkan bagi mahasiswa asal daerah yang dilanda musibah gempa yang sedang menempuh pendidikan di Kota Kupang.

Bantuan yang diberikan berupa fasilitas tempat tinggal gratis selama periode tiga bulan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban finansial para mahasiswa di tengah situasi sulit pasca-gempa.

"Syalom kaka, adik, basodara sekalian. Sehubungan dengan musibah (gempa bumi) yang terjadi di Pulau Flores, saya menawarkan bagi teman-teman mahasiswa yang sementara kuliah di Kota Kupang yang kebetulan berasal dari daerah terdampak untuk bisa menempati kamar kos yang tersedia selama tiga bulan secara gratis," ujar Max Sabaat.

Untuk tahap awal, Max telah menyiapkan sebanyak lima unit kamar kos. Kamar-kamar ini siap dihuni oleh para mahasiswa yang membutuhkan tanpa dikenakan biaya sewa sepeser pun.

Langkah solidaritas Max Sabaat ini menunjukkan semangat gotong royong dan empati yang tinggi. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi para mahasiswa yang terdampak gempa.

Dikutip dari Kompas.com, tindakan kepedulian ini menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat dapat saling mendukung dalam menghadapi bencana.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google