TIMESINDONESIA.MY.ID - Polres Kebumen telah melakukan penangkapan terhadap seorang pelajar yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap siswa lainnya. Kejadian ini berlangsung di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Peristiwa ini mulai menjadi sorotan publik setelah rekaman video pendek yang menampilkan dugaan perundungan tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial dan pesan berantai.

Terduga pelaku yang masih berada di bawah umur kini telah dibawa ke Mapolres Kebumen untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Saat ini, tim kepolisian masih berupaya mendalami seluruh rangkaian kejadian yang terjadi. Hal ini termasuk mengumpulkan keterangan dari korban, pelapor, serta para saksi mata yang ada di lokasi.

Proses pengumpulan barang bukti juga terus dilakukan untuk memperkuat penyelidikan yang sedang berlangsung.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menyatakan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara serius setelah pihaknya menerima laporan resmi mengenai dugaan aksi perundungan yang melibatkan para pelajar.

"Penanganan perkara dilakukan setelah polisi menerima laporan mengenai dugaan perundungan yang melibatkan pelajar," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Pihak kepolisian juga turut mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video yang memperlihatkan aksi kekerasan tersebut. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga privasi para pihak yang terlibat, terutama para pelajar yang masih di bawah umur.

Penyebaran video kekerasan dapat berpotensi memperburuk situasi dan menimbulkan dampak psikologis negatif bagi korban.