TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah aksi perampokan dengan modus penyamaran yang terbilang nekat terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Para pelaku memilih taktik licik untuk melancarkan aksinya.

Mereka menggunakan identitas palsu dengan menyamar sebagai anggota tim Reserse Mobile (Resmob) kepolisian. Penyamaran ini dilakukan untuk mengelabui petugas SPBU dan meyakinkan mereka sebelum melancarkan aksinya.

Para pelaku terlihat mengenakan atribut yang bertuliskan "RESMOB". Dengan penampilan tersebut, mereka mencoba meyakinkan korban bahwa kedatangan mereka adalah untuk melakukan pemeriksaan resmi terkait kasus yang ada.

Modus operandi yang digunakan adalah dengan berpura-pura hendak memeriksa rekaman CCTV. Hal ini dilakukan dengan dalih menyelidiki kasus pembegalan yang diduga terjadi sebelumnya, sehingga target mereka tidak curiga.

Kejadian perampokan ini berlangsung pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi kejadian spesifik adalah di SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, yang berada di wilayah Kabupaten Wonosobo.

"Aksi tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB," demikian bunyi informasi yang dikutip dari Kompas.com.

Kapolres Wonosobo, AKBP Ricky Pripurna Atmaja, membenarkan adanya kejadian ini dan menjelaskan kronologi awal penangkapan. Beliau memimpin langsung upaya pengungkapan kasus ini.

"Total ada enam pelaku. Saat ini, empat orang yang berperan sebagai eksekutor perampokan telah diringkus," ujar AKBP Ricky Pripurna Atmaja, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, dua pelaku lainnya yang memiliki peran penting dalam pemantauan situasi di lokasi kejadian belum berhasil diamankan. Mereka kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).