TIMESINDONESIA.MY.ID - Aksi bentrokan antar pemuda kembali memicu keprihatinan publik di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa keributan tersebut terjadi di kawasan jalan lintas Pantura Semarang-Kendal, tepatnya di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan.
Insiden ini mendadak menjadi perhatian warga setelah rekaman videonya mendadak viral di berbagai platform media sosial. Dalam cuplikan video yang beredar, terlihat aksi pelemparan benda menyala yang diduga kuat merupakan bom molotov ke arah kelompok lawan.
Dikutip dari Kompas.com, aparat kepolisian dari Polsek Ngaliyan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan guna menindaklanjuti aksi kegaduhan tersebut. Petugas kepolisian saat ini tengah mengumpulkan berbagai petunjuk di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat.
Berdasarkan informasi awal dan hasil pengumpulan keterangan warga di lapangan, peristiwa bentrokan tersebut terjadi pada Sabtu (1/8/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Bentrokan fisik antarkelompok itu tidak berlangsung lama dan para pelaku segera membubarkan diri.
Kondisi jalanan yang sepi pada dini hari membuat saksi mata di sekitar lokasi kejadian sangat terbatas. Warga permukiman terdekat memilih tetap berada di dalam rumah demi keamanan diri saat mendengar suara kegaduhan di luar.
Untuk mengusut tuntas peristiwa yang meresahkan warga ini, tim penyidik memfokuskan pencarian bukti melalui jalur teknologi dan pengawasan lingkungan. Polisi secara intensif menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute kejadian serta mendalami jejak aktivitas di media sosial.
Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, mengonfirmasi kejadian tersebut saat memberikan keterangan pada Rabu (5/8/2026). Pihaknya membenarkan adanya kendala minimnya warga yang melihat langsung keributan itu secara detail di lapangan.
"Kejadiannya berlangsung cepat paling sekitar 10 sampai 15 menit saja karena saksi mata minim dan masyarakat tidak berani keluar rumah serta hanya mendengar saja," kata Kompol Aliet Alphard.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu tawuran. Penyelidikan mendalam masih terus berjalan demi menjaga kondusivitas serta keamanan ketertiban masyarakat di wilayah Ngaliyan dan sekitarnya.