TIMESINDONESIA.MY.ID - Seorang warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dilaporkan meninggal dunia setelah berpartisipasi dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peristiwa tragis ini terjadi di tengah perjuangan penanganan api yang melanda kawasan kebun sawit.

Korban diketahui bernama Kasim, berusia 65 tahun. Beliau ditemukan dalam kondisi tidak bergerak di area kebun sawit milik Ahmad. Kejadian ini berlangsung di Dusun Rasau Karya, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurut keterangan dari Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Kasim ditemukan dalam posisi tertelungkup. Kondisi ini terjadi setelah sebelumnya ia sempat mengeluhkan rasa tidak nyaman pada tubuhnya.

"Kasim ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak di kebun tersebut pada Selasa (11/8) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin," ujar Aiptu Ade. Pernyataan ini dilansir dari Antara Kalbar, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Aiptu Ade juga menjelaskan lebih lanjut mengenai keseharian almarhum. Kasim sehari-hari berprofesi sebagai penjaga kebun. Kebun yang dijaganya merupakan milik Bapak Ahmad, yang lokasinya menjadi tempat kejadian perkara.

Peristiwa ini menambah daftar duka terkait dampak karhutla yang kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Partisipasi warga dalam upaya pemadaman seringkali menimbulkan risiko kesehatan yang serius, terlebih bagi mereka yang telah berusia lanjut.

Kondisi cuaca panas dan asap pekat saat karhutla dapat memicu berbagai keluhan kesehatan. Mual yang sempat dirasakan oleh Kasim sebelum ditemukan tak sadarkan diri, bisa jadi merupakan indikasi awal adanya masalah kesehatan yang dipicu oleh kondisi lingkungan saat itu.

Pihak kepolisian setempat tengah melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti meninggalnya Kasim. Namun, keterlibatan aktifnya dalam pemadaman karhutla menjadi sorotan utama dalam peristiwa ini.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran akan risiko kesehatan bagi para relawan maupun petugas yang terlibat dalam penanganan bencana alam, khususnya karhutla.