TIMESINDONESIA.MY.ID - Kualitas udara di Kota Padang dilaporkan mengalami penurunan signifikan hingga berada pada kategori tidak sehat. Kondisi lingkungan yang memburuk tersebut disebabkan oleh munculnya fenomena kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, Pemerintah Kota Padang segera mengambil langkah preventif dengan mendistribusikan 11.000 masker secara cuma-cuma. Kegiatan pembagian alat pelindung diri ini dilaksanakan serentak pada Senin (7/9/2026).
Penyaluran bantuan masker tersebut difokuskan pada empat lokasi strategis di Kota Padang. Titik pembagian meliputi depan Balai Kota Padang di Jalan Bypass, Jalan A Yani, Jalan Sawahan, serta kawasan Pasar Baru, Kecamatan Pauh.
Sasaran utama dari aksi sosial ini adalah para pengguna jalan yang beraktivitas di luar ruangan. Fokus petugas tertuju kepada pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, penumpang angkutan umum, serta para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
"Pembagian masker ini sesuai dengan edaran Wali Kota Padang untuk menyikapi cuaca berkabut," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.
Hendri Zulviton menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi pemerintah dalam menangani kondisi udara yang kian mengkhawatirkan. Menurutnya, tindakan cepat ini diambil sebagai respons atas memburuknya kualitas udara yang terjadi.
"Pembagian masker ini dilakukan sebagai bagian dari penanganan kondisi udara yang memburuk," kata Hendri Zulviton.
Langkah mitigasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melindungi kesehatan pernapasan saat beraktivitas di tengah kabut asap. Pemerintah Kota Padang terus memantau perkembangan situasi cuaca untuk menentukan kebijakan lanjutan bagi warga.