TIMESINDONESIA.MY.ID - Produk inovatif berupa coco sheet atau lembaran serat sabut kelapa yang dihasilkan oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwokerto, Jawa Tengah, kini telah berhasil menembus pasar internasional, tepatnya ke China. Keberhasilan ini menandai langkah maju dalam program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan Indonesia.

Coco sheet ini memiliki berbagai potensi pemanfaatan, salah satunya adalah sebagai bahan baku dalam industri pembuatan kasur. Fleksibilitas dan kualitas serat sabut kelapa menjadikannya alternatif material yang menarik bagi produsen.

Pelepasan ekspor perdana produk ini ke China berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Lapas Purwokerto. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

"Hari ini kami akan ekspor ke China. Ini merupakan hasil karya warga binaan di Lapas Purwokerto," ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjenpas Imipas) Mashudi saat pelepasan ekspor.

Menurut Mashudi, produksi coco sheet ini merupakan salah satu bentuk konkret dari program pembinaan kemandirian yang dijalankan di Lapas Purwokerto. Warga binaan terlibat langsung dalam seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga menjadi produk jadi.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan bahwa program serupa tidak hanya terbatas di Lapas Purwokerto. "Program serupa juga dikembangkan di sejumlah lapas lain di Indonesia. Produk hasil pembinaan warga binaan bahkan telah dipasarkan ke sejumlah negara," jelas Mashudi. Hal ini menunjukkan potensi besar dari produk-produk hasil karya warga binaan untuk bersaing di pasar global.

Keberhasilan ekspor ini membuktikan bahwa pembinaan kemandirian di dalam lembaga pemasyarakatan dapat menghasilkan produk berkualitas yang diminati pasar internasional. Hal ini juga memberikan peluang ekonomi tambahan bagi warga binaan sekaligus meningkatkan citra positif lembaga pemasyarakatan.

Dikutip dari Kompas.com, pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memberdayakan warga binaan melalui keterampilan dan inovasi.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google