TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden tak terduga menggemparkan kawasan Dermaga Penyeberangan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Minggu sore, 16 Agustus 2026. Saat itu, sebuah sampan yang bertugas mengangkut penumpang mengalami musibah.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, ketika sampan tersebut sedang dalam perjalanan mengantar belasan penumpang. Tujuannya adalah untuk membawa para penumpang dari dermaga menuju kapal utama yang rencananya akan berlayar ke wilayah selatan Kecamatan Pematang Sawa.

Kondisi cuaca tiba-tiba berubah drastis di tengah aktivitas penyeberangan. Gelombang besar datang secara bertubi-tubi dan menghantam sampan yang sedang beroperasi itu.

Akibat hantaman gelombang yang kuat dan berulang kali, sampan tersebut tidak mampu bertahan dan akhirnya terbalik. Momen menegangkan ini berhasil terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di kalangan masyarakat.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat jelas upaya sejumlah pekerja penyeberangan yang berusaha keras untuk mengendalikan dan menahan laju sampan agar tidak terbalik. Namun, kekuatan gelombang yang luar biasa membuat segala upaya mereka menjadi sia-sia.

Terkait insiden ini, Kepala Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Kotaagung, Iqbal, memberikan keterangan. Beliau menyatakan bahwa keberangkatan kapal terakhir terpaksa ditunda.

"Keberangkatan kapal terakhir terpaksa ditunda setelah kondisi gelombang tiba-tiba membesar," ujar Iqbal.

Peristiwa ini tentunya menimbulkan kekhawatiran bagi para penumpang dan juga pihak pengelola pelabuhan. Meskipun tidak ada informasi rinci mengenai jumlah pasti penumpang yang jatuh ke laut, insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca di laut.

Dikutip dari Kompas.com, insiden ini menjadi sorotan publik, terutama dengan beredarnya video yang menunjukkan detik-detik terjadinya musibah tersebut.