TIMESINDONESIA.MY.ID - Kepolisian terus mendalami kasus penembakan yang terjadi di lokasi Festival Lembah Baliem, Papua Pegunungan. Insiden yang merenggut nyawa dua warga sipil ini menjadi perhatian serius aparat keamanan setempat.

Dalam upaya mengungkap pelaku dan motif di balik aksi brutal tersebut, pihak kepolisian secara resmi mengumumkan identitas kedua korban yang meninggal dunia akibat luka tembak.

Peristiwa tragis ini terjadi di Distrik Usilimo, Kabupaten Wamena, yang merupakan lokasi penyelenggaraan Festival Lembah Baliem. Kejadian ini tentunya menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat yang sedang merayakan tradisi budaya.

Pihak kepolisian telah mengidentifikasi kedua korban sebagai Lavianto (28) dan Yulius (23). Keduanya merupakan warga sipil yang menjadi korban dalam insiden penembakan oleh orang tak dikenal (OTK).

"Korban yang meninggal dunia atas nama Lavianto, usia 28 tahun, dan Yulius, usia 23 tahun," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Adijanto.

Insiden penembakan ini dilaporkan terjadi pada hari Sabtu, 23 September 2023. Waktu kejadian yang bertepatan dengan pelaksanaan festival menambah duka dan kebingungan di antara para peserta.

"Untuk kejadiannya sendiri pada hari Sabtu tanggal 23 September 2023," kata Kombes Ignatius Benny Adijanto.

Penyelidikan mendalam tengah dilakukan untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian dan mengidentifikasi pelaku penembakan. Motif di balik aksi keji ini masih menjadi misteri yang coba dipecahkan oleh tim investigasi.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan penembakan yang terjadi," jelas Kombes Ignatius Benny Adijanto.