TIMESINDONESIA.MY.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengajukan dua nama tokoh daerah untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional pada tahun ini. Salah satu tokoh yang diusulkan berasal dari Kabupaten Banyumas.
Tokoh yang dimaksud adalah Margono Djojohadikusumo, yang dikenal sebagai kakek dari Presiden Republik Indonesia saat ini, Prabowo Subianto. Pengusulan ini merupakan bagian dari upaya penghargaan terhadap jasa para tokoh bangsa.
Namun, proses pengusulan nama Margono Djojohadikusumo sebagai pahlawan nasional dilaporkan menghadapi kendala. Disebutkan bahwa pihak keluarga dari tokoh yang diusulkan tersebut belum memberikan persetujuan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur. Beliau menjelaskan bahwa ada dua nama yang diajukan oleh Jawa Tengah kepada pemerintah pusat untuk dipertimbangkan menjadi pahlawan nasional.
"Ya tahun ini ada dua nama yang diusulkan sebagai pahlawan nasional, yaitu Kiai Sholeh Darat dan Margono Djojohadikusumo, mbahnya Pak Prabowo," ujar Imam Maskur. Pernyataan ini dilansir dari TribunJateng pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Lebih lanjut, Imam Maskur juga menyinggung mengenai kendala yang dihadapi dalam pengusulan Margono Djojohadikusumo. Beliau menyampaikan bahwa belum adanya persetujuan dari keluarga menjadi hambatan utama.
"Keluarga presiden belum mau diajukan," tambah Imam Maskur. Pernyataan ini juga dilansir dari TribunJateng.
Pengusulan gelar pahlawan nasional merupakan sebuah proses yang melalui berbagai tahapan verifikasi dan pertimbangan mendalam oleh pemerintah. Gelar ini diberikan kepada individu yang dianggap telah memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsa dan negara.
Meskipun demikian, keputusan akhir mengenai pemberian gelar pahlawan nasional berada di tangan pemerintah pusat setelah melalui kajian dan rekomendasi yang ada.