TIMESINDONESIA.MY.ID - Angin kencang dilaporkan menerjang wilayah pedalaman Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada Selasa (18/8/2026) siang. Peristiwa alam ini menimbulkan dampak kerusakan yang cukup signifikan di beberapa area.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan mencatat bahwa setidaknya ada 12 bangunan yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut. Data ini masih bersifat sementara dan terus diperbarui seiring dengan laporan yang masuk.
Kejadian bencana angin kencang ini dilaporkan terjadi di Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku. Waktu kejadian diperkirakan sekitar pukul 11.00 Wita, di mana angin bertiup dengan kekuatan yang cukup merusak.
"Kejadian bencana angin kencang di Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, terjadi sekitar pukul 11.00 wita tadi," ujar Kasubid Informasi BPBD Nunukan, Mochammad Hidayat, melalui pesan tertulis.
Dampak visual dari kerusakan yang ditimbulkan sangat bervariasi. Angin kencang menyebabkan atap bangunan terlepas dan beterbangan, serta beberapa rumah panggung mengalami kemiringan parah.
"Dampak kerusakan itu berupa atap bangunan yang rusak dan terbang terhempas angin, hingga ada rumah panggung yang miring ke belakang, seakan diangkat dari depan," jelas Mochammad Hidayat.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh BPBD Nunukan, total ada 12 bangunan yang terdampak. Rinciannya terdiri dari 8 unit rumah warga dan 4 unit fasilitas umum yang turut mengalami kerusakan.
Dikutip dari Kompas.com, kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak BPBD Nunukan dalam upaya penanganan dan pendataan lebih lanjut.