TIMESINDONESIA.MY.ID - Kapal Mentawai Fast 01, yang membawa sebanyak 290 penumpang, dilaporkan mengalami hambatan untuk merapat di Pelabuhan Ferry Padang. Insiden ini terjadi pada Jumat (14/8/2026) malam di perairan Muaro Padang, Kota Padang, Sumatera Barat.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat menjadi penyebab utama tertahannya kapal tersebut. Hujan lebat yang disertai gelombang tinggi dan angin kencang membuat proses pendaratan di dermaga menjadi sangat berisiko dan tidak memungkinkan.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian sekitar pukul 20.20 WIB, kapal masih terlihat terombang-ambing. Kapal tersebut berada di sekitar area Pintu Muaro Padang, menunggu situasi cuaca membaik.
Hingga berita ini ditulis, belum ada satu pun penumpang yang berhasil dievakuasi dari kapal. Seluruh penumpang masih berada di dalam kapal sambil menunggu keputusan lebih lanjut terkait keselamatan mereka.
Kapal Mentawai Fast 01 diketahui memulai perjalanannya dari Kepulauan Mentawai sejak siang hari. Jadwal kedatangan kapal di Pelabuhan Ferry Padang seharusnya sudah terlaksana sekitar pukul 17.50 WIB.
Namun, perkiraan waktu kedatangan tersebut meleset jauh akibat faktor alam. Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di perairan Padang membuat kapal mengalami kesulitan besar dalam bermanuver memasuki area dermaga.
"Kapal Mentawai Fast 01 yang membawa 290 penumpang terjebak di perairan Muaro Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026) malam," demikian dilaporkan dari sumber berita.
"Kapal tersebut belum dapat bersandar di dermaga Pelabuhan Ferry, Jalan Batang Arau, Kecamatan Padang Barat, akibat hujan lebat disertai gelombang tinggi dan angin kencang," lanjutnya.
"Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 20.20 WIB, kapal masih terombang-ambing di sekitar Pintu Muaro Padang," demikian informasi yang diperoleh.