TIMESINDONESIA.MY.ID - Universitas Diponegoro (Undip) secara aktif mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Fokus utamanya adalah pada pemanfaatan potensi sumber daya laut yang unik melalui konsep "Aladin" atau Air Laut Dingin.

Fenomena Aladin ini merupakan objek penelitian yang telah digarap oleh peneliti Undip, Anindya Wirasatriya, selama kurang lebih lima tahun terakhir. Penelitian ini mengidentifikasi potensi besar di balik keunikan alam Alor.

"Kemudian kami sampaikan kepada teman kami Profesor Anindya Wirasatriya yang sudah lima tahun ternyata penelitian tentang Aladin yaitu air laut dingin di salah satu pantai di Alor," kata Rektor Undip, Suharnomo, dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Rektorat Undip, Senin (10/8/2026) malam.

Keberadaan fenomena air laut dingin ini terbukti menarik perhatian satwa laut. Disebutkan bahwa saat fenomena tahunan ini terjadi, banyak ikan dan lumba-lumba yang muncul ke permukaan laut.

Potensi kemunculan ikan dan lumba-lumba tersebut dinilai sangat strategis. Hal ini dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang signifikan, sekaligus membuka peluang mata pencaharian baru bagi masyarakat Alor.

Untuk memeriahkan dan mempromosikan potensi ini, sebuah festival Aladin telah direncanakan. Festival ini dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 12 hingga 13 September 2026 di Kabupaten Alor.

Universitas Diponegoro menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan festival Aladin tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat langkah pengembangan wisata bahari di wilayah tersebut.

"Kemudian kami sampaikan kepada teman kami Profesor Anindya Wirasatriya yang sudah lima tahun ternyata penelitian tentang Aladin yaitu air laut dingin di salah satu pantai di Alor," ujar Rektor Undip, Suharnomo.

Dikutip dari Kompas.com, fenomena Aladin di Alor ini diharapkan dapat menjadi lokomotif baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.