TIMESINDONESIA.MY.ID - Dikutip dari Kompas.com, tren layanan jasa pertemanan kini mulai berkembang pesat di Kota Semarang. Fenomena ini menjadi angin segar bagi banyak perantau yang ingin mencari koneksi baru di luar lingkungan profesional mereka.
Layanan yang ditawarkan oleh penyedia jasa ini tergolong sangat beragam. Mulai dari sekadar teman untuk mengobrol, menemani makan malam, hingga pendamping untuk melakukan aktivitas jalan-jalan atau kegiatan spesifik lainnya.
Salah satu pelaku usaha yang bergerak di sektor ini adalah platform kenal.id. Mereka hadir sebagai jembatan bagi individu yang kesulitan menemukan relasi di kota tempat mereka merantau.
Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Co-Founder kenal.id, Kusumadewi Candrakirana, menjelaskan bahwa target pasar mereka saat ini sangatlah spesifik. Fokus utama mereka adalah melayani kebutuhan sosial para pendatang di ibu kota Jawa Tengah tersebut.
"Dominasi oleh perantau yang bekerja di Semarang dan butuh bertemu teman baru selain dari teman kerja," ujar Kusumadewi Candrakirana.
Menurut Dewi, sapaan akrabnya, mayoritas pengguna jasa ini adalah kalangan anak muda yang merantau untuk bekerja. Mereka merasa perlu memperluas pergaulan agar tidak hanya terpaku pada rekan di kantor saja.
Dorongan psikologis yang mendasari penggunaan jasa ini ternyata bukan sekadar mencari teman. Ada antusiasme besar dari para pengguna untuk mengeksplorasi pengalaman sosial yang berbeda.
"Rasa penasaran untuk coba hal baru, bertemu orang baru, dan kalau bisa jadi teman yang bisa diajak ketemuan lagi selama di Semarang," kata Kusumadewi Candrakirana.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Dewi saat diwawancarai pada hari Minggu, 6 September 2026. Ia menegaskan bahwa keinginan untuk menjalin pertemanan jangka panjang menjadi daya tarik utama bagi para pelanggan.