TIMESINDONESIA.MY.ID - Pihak kepolisian masih mendalami sebuah kasus yang diduga merupakan pembunuhan terhadap seorang pengusaha muda bernama Candra Waskito. Pria berusia 25 tahun ini merupakan pemilik dari Konter Royal Phone yang berlokasi di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Tragedi ini menjadi sorotan setelah almarhum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil pribadinya, sebuah Honda Jazz. Lokasi penemuan jasadnya berada di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, pada hari Kamis, 6 Agustus 2026.

Penemuan jenazah Candra Waskito ini sontak menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga serta seluruh masyarakat yang mengenalnya. Suasana haru menyelimuti lingkungan sekitar, mengingat sosok Candra yang begitu dekat dengan warga.

Di mata banyak orang, almarhum Candra Waskito dikenal sebagai pribadi yang ramah dan selalu murah senyum. Kebaikan hatinya terpancar dari kebiasaannya untuk berbagi dan memberikan pertolongan kepada sesama.

Bahkan, meski usianya terbilang masih muda, Candra dilaporkan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia disebut secara rutin menyisihkan sebagian dari rezekinya untuk membantu meringankan beban para lansia dan anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

"Meskipun usianya masih 25 tahun, Candra ini rajin sekali bersedekah kepada orang tua dan anak-anak di sekitar sini," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Pernyataan ini mencerminkan betapa besar dampak positif yang telah ditorehkan oleh Candra di masyarakat.

Pihak kepolisian sendiri belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai motif di balik dugaan kasus pembunuhan ini. Fokus utama saat ini adalah mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

Penyelidikan yang sedang berlangsung diharapkan dapat segera menemukan titik terang. Hal ini penting tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk memberikan keadilan bagi almarhum Candra Waskito dan keluarganya yang sedang berduka.

Kisah hidup Candra Waskito yang penuh kebaikan kini harus terhenti secara tragis. Kenangan akan sosoknya sebagai pengusaha muda yang dermawan akan terus membekas di hati banyak orang.