TIMESINDONESIA.MY.ID - Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan mengalami kenaikan signifikan dalam dua minggu terakhir. Fenomena ini menjadi perhatian serius mengingat beras merupakan komoditas pangan pokok bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga beras di Kota Maumere, pusat aktivitas ekonomi di Sikka, kini mencapai Rp16.000 per kilogram. Angka ini melonjak drastis dari harga sebelumnya yang berkisar di angka Rp13.000 per kilogram.

Kenaikan harga yang serupa juga melanda wilayah Kecamatan Magepanda, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di Kabupaten Sikka. Di daerah ini, harga beras bahkan menembus angka Rp16.000 per kilogram, naik dari patokan harga Rp12.500 per kilogram sebelumnya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sumber pasokan beras yang beredar di pasaran Sikka. Salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, menjelaskan bahwa sebagian besar beras yang mereka jual saat ini berasal dari luar daerah.

"Memang ada juga beras dari wilayah Kabupaten Sikka, tapi stoknya tidak banyak, kebanyakan dari Makassar yang kami jual sekarang," ujar pedagang tersebut, Selasa (11/8/2026). Pernyataan ini mengindikasikan adanya ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Ketergantungan pada pasokan dari luar daerah ini berpotensi membuat harga beras di Sikka lebih rentan terhadap fluktuasi harga di daerah produsen maupun biaya transportasi. Hal ini juga bisa menjadi salah satu faktor utama di balik lonjakan harga yang terjadi.

Lonjakan harga beras ini tentu saja berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama bagi rumah tangga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Kenaikan harga komoditas pokok ini dapat memicu kekhawatiran akan ketahanan pangan keluarga.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui akar permasalahan lonjakan harga ini. Langkah-langkah strategis perlu diambil untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan pasokan beras bagi masyarakat Sikka.

Dikutip dari Kompas.com.