TIMESINDONESIA.MY.ID - Di tengah hiruk pikuk acara penerimaan mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) yang dihadiri ribuan orang, sebuah momen penting terjadi. Seorang mahasiswa baru bernama Adriano Panama, yang akrab disapa Dede, mengambil kesempatan untuk menyampaikan keresahan masyarakat di kampung halamannya.

Dede, yang berasal dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, merupakan mahasiswa Hubungan Internasional Undip. Ia hadir dalam pertemuan tersebut yang juga dihadiri oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Dalam forum yang dihadiri sekitar 5.000 mahasiswa baru tersebut, Dede memberanikan diri mengangkat isu krusial mengenai kesulitan masyarakat Alor dalam mengakses beras murah. Pertanyaannya disampaikan dengan lugas dan penuh data.

Keberanian Dede dalam menyuarakan persoalan yang dihadapi masyarakatnya mendapatkan apresiasi dari pihak universitas. Rektor Undip, Suharnomo, secara khusus menyoroti aksi mahasiswa asal Alor tersebut.

"Mas Adriano menyampaikan bukan kepentingan diri sendiri. Kebanyakan orang tentang diri sendiri. Tetapi kemarin menyampaikan dengan sangat akurat dengan data yang sangat luar biasa," ujar Rektor Undip, Suharnomo, pada Senin (10/8/2026) malam, di Gedung Rektorat Undip.

Atas dasar itulah, Undip memutuskan untuk memberikan dukungan penuh terhadap kelanjutan pendidikan Dede. Kampus berkomitmen untuk memfasilitasi langkahnya menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kini, keberanian dan kepedulian Dede berbuah manis. Ia berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan Strata 2 (S2) di Inggris. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap sesama dapat membuka pintu kesempatan yang tak terduga.

Kisah Dede ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk tidak ragu menyuarakan aspirasi dan problematika yang ada di tengah masyarakat. Suara yang lantang dan data yang akurat terbukti mampu membawa perubahan positif.

Dikutip dari Kompas.com, keberanian mahasiswa ini dalam menyampaikan persoalan masyarakat Alor menjadi alasan kuat bagi Undip untuk mendukung penuh pendidikannya.