TIMESINDONESIA.MY.ID - Tim SAR gabungan yang dipimpin oleh TNI Angkatan Laut terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dinyatakan hilang kontak. Operasi ini dilakukan di sekitar Perairan Cikoneng-Labuan, dekat kawasan Anyer, Banten.

Pencarian tersebut telah memasuki hari ketiga pada Kamis (10/9/2026). Dalam proses penyisiran di wilayah laut tersebut, personel TNI AL berhasil menemukan sebuah benda berupa pelampung yang mengapung.

Dikutip dari Kompas.com, penemuan ini bermula saat unit KAL Anyer I-3-64 dari Lanal Banten melakukan observasi di lokasi kejadian. Benda tersebut kini telah diamankan untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

"Pelampung tersebut ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten saat melaksanakan proses pencarian pada hari ketiga," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Tunggul.

Meski pelampung telah ditemukan, pihak otoritas belum bisa memastikan apakah benda tersebut memang milik rombongan jurnalis yang sedang dicari. Proses verifikasi masih terus berjalan untuk menghindari kesimpulan yang prematur.

"Kendati demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut milik rombongan jurnalis yang hilang kontak atau tidak," kata Laksamana Pertama TNI Tunggul.

TNI AL berkomitmen untuk terus menyisir area perairan yang menjadi titik terakhir rombongan jurnalis tersebut. Mereka diketahui sedang melakukan peliputan mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau sebelum akhirnya hilang kontak.

"TNI AL bersama tim gabungan akan terus berupaya menyisir perairan-perairan yang diduga menjadi lokasi hilang kontaknya para pejuang informasi saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau," tutur Laksamana Pertama TNI Tunggul.

Hingga saat ini, tim gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian. Fokus utama operasi adalah memastikan keselamatan para jurnalis dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung di lapangan.