TIMESINDONESIA.MY.ID - Tim SAR gabungan saat ini masih terus mengoptimalkan upaya pencarian terhadap delapan orang yang dinyatakan hilang di perairan Selat Sunda. Dari total jumlah tersebut, tujuh di antaranya merupakan jurnalis yang sedang bertugas.

Peristiwa ini bermula ketika rombongan tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang. Mereka memulai perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dikutip dari Kompas.com, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, memberikan keterangan mengenai situasi terkini di lapangan. Pihaknya memastikan bahwa proses pencarian terus dilakukan secara intensif.

"Hingga Jumat, 8 orang tersebut masih dalam pencarian. Informasi mengenai keberadaan maupun kondisi mereka belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil operasi pencarian tim SAR gabungan," ujar Berton SP Panjaitan.

Selain melakukan operasi pencarian, BNPB juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memantau aktivitas vulkanik. Fokus utama saat ini adalah memantau perkembangan situasi di Gunung Anak Krakatau yang menjadi destinasi rombongan.

"Perkembangan situasi akan terus diperbarui berdasarkan hasil pemantauan di lapangan," kata Berton SP Panjaitan.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai titik koordinat atau tanda-tanda keberadaan rombongan tersebut. Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari otoritas terkait.

Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus menyisir area perairan yang menjadi jalur pelayaran rombongan. Operasi ini akan terus dijalankan hingga ada perkembangan signifikan mengenai kondisi para korban.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google