TIMESINDONESIA.MY.ID - Guncangan dahsyat magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, meninggalkan jejak kehancuran di berbagai titik. Salah satu bangunan yang tak mampu bertahan adalah ruang tunggu penumpang di Pelabuhan Laurens Say, Maumere, Kabupaten Sikka.

Kejadian mencekam ini turut dirasakan langsung oleh Alesandra, seorang calon penumpang yang tengah menanti keberangkatan kapal KM Bukit Siguntang. Ia berada di dalam ruang tunggu saat gempa hebat itu melanda.

Dalam situasi panik yang melanda, Alesandra berhasil menyelamatkan diri dari ancaman reruntuhan. Ia secara sigap melindungi kepalanya menggunakan tas ransel yang dibawanya, sebelum akhirnya keluar dari bangunan tersebut bersama penumpang lain bernama Anggi.

Namun, di balik kisah selamatnya Alesandra, terselip duka mendalam. Ibu dari Anggi, Maria Diana Meliana, ditemukan meninggal dunia di bawah timbunan puing-puing bangunan yang roboh akibat gempa.

Saat gempa terjadi, Alesandra tidak sendirian di ruang tunggu Pelabuhan Laurens Say. Ia bersama lima kerabatnya telah bersiap untuk melakukan perjalanan menuju Kupang menggunakan kapal yang sama, KM Bukit Siguntang.

"Ia berhasil menyelamatkan diri setelah melindungi kepalanya menggunakan tas ransel dan keluar dari bangunan bersama penumpang lain, Anggi," demikian kutipan dari sumber berita mengenai upaya penyelamatan diri Alesandra.

"Ibu Anggi, Maria Diana Meliana, ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan bangunan," demikian keterangan tambahan yang diperoleh dari sumber berita terkait korban jiwa.

"Alesandra saat itu berada di ruang tunggu Pelabuhan Laurens Say bersama lima kerabatnya. Mereka hendak berangkat menuju Kupang menggunakan KM Bukit Siguntang," jelas kronologi awal keberadaan Alesandra di lokasi kejadian.

Dikutip dari Kompas.com, gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, telah menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, termasuk robohnya ruang tunggu Pelabuhan Laurens Say Maumere.