TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kecelakaan tragis menggemparkan Jalan Lingkar Salatiga (JLS) pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 18.30 WIB. Sebuah truk tronton yang mengangkut muatan besar celana dalam terlibat dalam kecelakaan yang merenggut nyawa.
Akibat peristiwa nahas tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, empat orang lainnya mengalami luka parah dan segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat.
Seluruh korban yang terdampak kecelakaan segera mendapatkan penanganan medis. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, Kota Salatiga, untuk perawatan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta, mengemukakan dugaan awal mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Menurutnya, insiden ini diduga kuat dipicu oleh masalah teknis pada kendaraan.
"Truk dari arah Cebongan menuju Blotongan, sebelum menabrak sempat klakson kencang, namun karena bertepatan dengan jam pulang kerja, lalu lintas padat, kecelakaan tak terhindarkan," ungkap AKP Henry Sulistyanta.
Keterangan lebih lanjut dari AKP Henry Sulistyanta menjelaskan bahwa truk dengan nomor polisi B 9072 SM tersebut mengalami kendala pada sistem pengeremannya. Hal ini menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraan.
Dalam kondisi yang tak terkendali, truk tronton tersebut kemudian menabrak tiga unit sepeda motor yang berada di jalurnya. Tabrakan beruntun ini menambah parahnya dampak kecelakaan yang terjadi.
"Kecelakaan ini diduga kuat akibat rem blong pada truk tronton tersebut," jelas AKP Henry Sulistyanta.
Dikutip dari Kompas.com, AKP Henry Sulistyanta menambahkan bahwa situasi lalu lintas saat kejadian sangat padat. Hal ini disebabkan bertepatan dengan jam pulang kerja, yang membuat upaya pencegahan kecelakaan menjadi sangat sulit.