TIMESINDONESIA.MY.ID - Seorang pasien muda bernama Dewi Sartika Sitinjak (24) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kondisi kritis pascaoperasi ambeien di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Botania, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Dewi mengembuskan napas terakhirnya pada Senin, 10 Agustus 2026. Peristiwa ini terjadi hampir dua pekan setelah ia menjalani prosedur operasi ambeien pada Selasa malam, 28 Juli 2026.
Sebelum kepergian Dewi, pihak keluarga telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan malapraktik kepada Polresta Barelang pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026.
Keluarga mempertanyakan secara mendalam rangkaian penanganan medis yang diterima Dewi setelah menjalani operasi. Mereka merasa prihatin melihat kondisi pasien yang memburuk hingga tidak sadarkan diri.
Menanggapi laporan tersebut, pihak rumah sakit mengimbau agar semua pihak bersabar dan menunggu hasil evaluasi dari pihak yang berwenang. Mereka menekankan pentingnya fakta medis sebelum menarik kesimpulan mengenai adanya kesalahan atau kelalaian.
Kronologi dimulai ketika Dewi Sartika Sitinjak pertama kali masuk ke rumah sakit pada Senin, 27 Juli 2026. Ia kemudian dijadwalkan untuk menjalani operasi ambeien keesokan harinya.
"Kami mempertanyakan penanganan medis yang diterima Dewi setelah operasi hingga kondisinya memburuk dan tidak sadarkan diri," ujar salah satu perwakilan keluarga yang enggan disebutkan namanya, dilansir dari Kompas.com.
Pihak Rumah Sakit Awal Bros Botania, melalui pernyataannya, meminta agar semua pihak menunggu hasil evaluasi. "Kami meminta semua pihak menunggu fakta medis dan hasil evaluasi pihak berkompeten sebelum menyimpulkan adanya kesalahan atau kelalaian medis," kata pihak RSAB Botania, dilansir dari Kompas.com.
Kasus ini menjadi sorotan publik di Batam, memunculkan kekhawatiran mengenai standar pelayanan medis di fasilitas kesehatan.