TIMESINDONESIA.MY.ID - Kabar duka datang dari dunia pendakian Indonesia, di mana dua orang pendaki dilaporkan ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya hilang kontak. Peristiwa nahas ini terjadi di Gunung Piramid yang dikenal memiliki medan cukup menantang.
Pencarian kedua pendaki ini telah dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan. Upaya pencarian membuahkan hasil yang memilukan ketika jasad mereka ditemukan di lokasi yang sulit dijangkau.
Lokasi penemuan jasad kedua pendaki berada di sebuah jurang dengan kedalaman mencapai 60 meter. Posisi yang curam dan terjal ini tentu menyulitkan proses evakuasi serta menjadi saksi bisu dari insiden tragis ini.
Pihak berwenang, melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi, Abdul Rohim, menyatakan bahwa timnya telah bergerak menuju lokasi penemuan. "Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan sudah bergerak ke lokasi," jelasnya.
Abdul Rohim juga menambahkan rincian mengenai kondisi medan tempat kedua pendaki ditemukan. "Di dalam jurang, yang dalamnya kurang lebih 60 meter," ungkapnya lebih lanjut.
Kronologi hilangnya kontak kedua pendaki ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Namun, tim SAR gabungan telah berupaya keras untuk menemukan dan mengevakuasi mereka sejak laporan kehilangan diterima.
Pihak SAR gabungan telah berhasil menemukan jenazah kedua pendaki yang hilang. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang telah dilakukan dengan harapan keduanya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Proses evakuasi jenazah dari jurang sedalam 60 meter diperkirakan akan memakan waktu dan membutuhkan kehati-hatian ekstra dari seluruh tim yang bertugas. Kondisi medan menjadi tantangan utama dalam operasi ini.
Dikutip dari Antara, informasi mengenai identitas kedua pendaki yang menjadi korban dalam insiden ini belum dirilis secara resmi. Pihak berwenang masih fokus pada proses identifikasi dan evakuasi.